Headlines
Loading...

Oleh: Rohmawati
(Kontributor SSCQMedia.Com)

Kususuri jalan yang penuh terjal
Tak peduli betapa berbahaya di hadapan
Aku rindu detik yang terus berjalan
Kurenungi diri dalam sunyi kesepian
Berharap ada hati yang memahami keadaan

Tubuh ini mulai lelah
Seolah kaki kehilangan arah
Bagai debu yang melayang tanpa tujuan
Kerap terabaikan oleh pandangan mata

Kunikmati takdir yang telah dituliskan
Mengikuti jejak waktu yang terus berjalan
Walau terkadang terasa melelahkan
Percaya, takdir Tuhan adalah rumah terindah dalam kehidupan

Jakarta, 27 Agustus 2026

Baca juga:

0 Comments: