Headlines
Loading...
Kopdar: Ungkapan Syukur atas Kebersamaan

Kopdar: Ungkapan Syukur atas Kebersamaan

Oleh: Nirwana Sadili
(Kontributor SSCQMedia.com)

SSCQMedia.com— Notifikasi WhatsApp dari Bunda Lilik Yani di grup membawa kabar gembira bahwa Kopdar SSCQ Literasi ke-5 akan diadakan di Magetan, kota tempat saya dan Bunda Utami bermukim. Rasa syukur dan senang menyelimuti hati. Bagaimana tidak, kami berdua dipercaya oleh Bunda Lilik untuk menjadi tuan rumah dalam ajang Kopdar Milad ke-5 SSCQ Literasi.

Sebelum momen istimewa ini, saya bersama Bunda Utami telah menghadiri dua kali milad SSCQ Literasi. Acara pertama yang kami ikuti adalah kopdar di Sidoarjo, yang dihadiri oleh begitu banyak Sahabat Surga. Bunda Neni dan Teh Erna selaku koordinator SSCQ Literasi, bersama rekan-rekan di Sidoarjo dan sekitarnya, menyambut kami dengan hangat. Momen itu kian berkesan dengan kehadiran Bunda Lilik, Bunda Salma, Bunda Maya Rohmah, Bunda Ramza, serta Sahabat Surga lainnya.

Milad berikutnya yang saya hadiri berlangsung di kediaman Cikgu Choirin di Kota Batu dan dihadiri oleh Bunda Lilik selaku muassis SSCQ, Bunda Maya yang menjabat sebagai Pemred SSCQ Media, serta para Sahabat Surga lainnya. Demi tak melewatkan kebersamaan ini, saya dan Bunda Utami bahkan sudah bertolak sejak pukul tiga pagi, melaju membelah udara dingin menuju lokasi kopdar di Batu.

Acara kopdar kali ini terasa sangat istimewa. Kopdar Milad ke-5 SSCQ Literasi akhirnya digelar di kota kami, tepatnya di kediaman Bunda Utami. Acara berlangsung pada Sabtu, 23 Agustus, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Rasa syukur mendalam menyelimuti hati saat para Sahabat Surga dari luar kota berkenan hadir di kota kami: Bunda Lilik dari Surabaya, Teh Maya Rohmah dari Pamekasan, Madura, Cikgu Choirin dari Batu, Bunda Umi Rizki dari Bojonegoro, serta Bunda Rini dari Sragen.

Meskipun beberapa Sahabat Surga lainnya belum berkesempatan hadir secara langsung, kebersamaan tetap terjalin erat karena mereka dapat menyimak jalannya acara melalui tayangan langsung di Facebook. Acara ini juga kian hangat dengan kehadiran sekitar 30 peserta, baik dari komunitas Sahabat Surga Cinta Qur'an maupun rekan-rekan seperjuangan dari Magetan. Sungguh indah persahabatan yang dilandasi karena Allah, berkumpul demi mengharap rida-Nya dan berpisah pun karena-Nya.

Usai pembacaan tilawah, acara dilanjutkan dengan sekapur sirih dari Bunda Lilik selaku muassis SSCQ. Beliau menyampaikan selayang pandang mengenai perjalanan SSCQ, mulai dari awal berdirinya yang diawali dengan ODOJ (One Day One Juz) plus terjemah hingga tumbuh dan berkembang seperti saat ini. Kini, SSCQ telah memayungi berbagai cabang, seperti SSCQ Literasi, SSCQ Media, dan SSCQ Publishing. Selain itu, hadir pula bermacam program belajar, seperti Kelas Literasi, Kelas Literasi Khusus, Kelas Bahasa Arab, hingga Kelas Tahsin. Bagi yang ingin mengenal lebih dekat, mari bergabung dan rasakan sendiri indahnya bertumbuh bersama di komunitas ini.

Sesi berikutnya diisi oleh Bunda Maya Rohmah selaku Pemred SSCQ Publishing yang memperkenalkan kiprah SSCQ Media kepada para Sahabat Surga dan sahabat dari Magetan yang hadir. Menyambung penyampaian tersebut, Cikgu Choirin sebagai bagian dari tim SSCQ Media turut memberikan motivasi dan ajakan hangat kepada para undangan. Beliau menggugah semangat hadirin untuk mulai menulis serta mengirimkan karya sebagai bagian dari syiar dan upaya mengopinikan Islam di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Kehormatan tersendiri dirasakan saat Bunda Lilik mengamanahkan saya sebagai pemateri pertama dalam kopdar ini. Mengingat momen acara bertepatan dengan bulan Rabiulawal atau peringatan Maulid Nabi, saya memilih topik “Meneladani Nabi Tanpa Tapi: Ujian Ketaatan kepada Allah”. Ungkapan syukur tak terhingga saya panjatkan kepada Allah Swt. yang telah memberikan kemudahan dan bimbingan-Nya dalam menjalankan amanah ini.

Sesi selanjutnya diisi oleh Ustadzah N.S. Rahayu, atau yang akrab dipanggil Mak Yu, selaku Koordinator SSCQ Publishing. Beliau memaparkan tahapan dan proses bagaimana sebuah tulisan dapat diolah hingga menjadi sebuah buku yang utuh. Tak hanya itu, Mak Yu juga membagikan materi kepenulisan yang praktis sekaligus membakar semangat para sahabat agar tergerak untuk mulai menulis demi menyebarluaskan dakwah Islam kaffah.

Kemeriahan acara semakin terasa saat Bunda Lilik menggelar kuis interaktif yang bertabur hadiah, sebuah bentuk perhatian dan tanda cinta beliau kepada Sahabat Surga. Siapa pun yang berhasil menjawab pertanyaan seputar SSCQ dengan tepat berhak membawa pulang hadiah menarik. Banyak peserta yang antusias dan beruntung mendapatkan hadiah berupa buku dari beliau. Bagi seorang pencinta literasi, buku tentu menjadi pemberian yang paling indah dan berharga. Hari itu saya sangat bersyukur dapat memperoleh tiga buku sebagai tanda cinta dari Bunda Lilik. Jazakillah khair, Bunda. Semoga setiap kebaikan yang Bunda tebarkan dibalas oleh Allah Swt. dengan keberkahan yang berlipat ganda.

Kemeriahan Sahabat Surga berlanjut pada sesi ice breaking yang dipandu oleh Mbak Wening. Suasana kopdar pun terasa semakin ceria dan penuh gelak tawa. Bagi peserta yang berhasil menaklukkan tantangan permainan, panitia telah menyiapkan bingkisan menarik sebagai tanda cinta. Tanpa terasa, waktu bergulir begitu cepat hingga tiba di penghujung acara. Perjumpaan hangat ini kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadzah Kholifah, memohon keberkahan atas seluruh rangkaian acara pada hari itu. Ya Allah, perkenankanlah dan terimalah setiap bait doa kami karena Engkau-lah Yang Maha Mengabulkan dan Maha Mendengar setiap pintaan hamba-Mu.

Tepat saat azan Zuhur berkumandang, seluruh rangkaian acara pun usai. Tiba waktunya menikmati santapan istimewa yang telah disiapkan oleh sang tuan rumah, Bunda Utami. Aneka jajanan khas serta hidangan lezat nan sehat ala Magetan tersaji begitu menggugah selera. Aroma masakan yang menguar seolah tak mampu membendung rasa lapar yang memang telah menyapa di waktu makan siang. Jazakillahu khairan, Bunda Utami, atas seluruh jamuan, kesediaan tempat, dan jerih payah demi kelancaran acara ini. Semoga Allah Swt. membalas setiap kebaikan Bunda dengan pahala dan keberkahan yang berlipat ganda.

Ada pertemuan, tentu ada pula perpisahan. Sungguh, itu telah menjadi sunatullah. Namun, sejauh apa pun raga terpisah, ikatan ukhuwah dan kebersamaan ini akan senantiasa berlanjut dan menguat hangat di dalam jiwa. Bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah.

Semoga kita tidak sekadar hadir tanpa membawa apa-apa. Harapan besar terpatri, semoga sekembalinya dari acara ini, kita membawa kobaran semangat baru untuk terus bertilawah dan menadaburi ayat-ayat Allah sebagai bekal berharga dalam berdakwah serta memperjuangkan syariat-Nya. Semoga semangat menulis bangkit kembali. Semoga pertemuan kita hari itu menjadi kebaikan di sisi Allah Swt., tidak hanya berkumpul di dunia, tetapi juga di Jannah-Nya yang penuh kenikmatan.

Ya Allah, kami bersyukur kepada-Mu atas izin-Mu sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Ya Allah, kami bersyukur kepada-Mu karena Engkau mengizinkan kami hadir dalam acara kopdar kali ini.

Ya Allah, kami bersyukur kepada-Mu karena Engkau memudahkan sahabat-sahabat dari luar daerah untuk hadir.

Ya Allah, semoga kopdar tahun depan Engkau izinkan untuk diselenggarakan dan mudahkan kami serta seluruh Sahabat Surga yang lain untuk hadir kembali, merajut ukhuwah Islamiah.

Salam Literasi!

Aamiin ya Rabbal 'alamin. [An/Wa]


Baca juga:

0 Comments: