surat pembaca
Jangan Lupa, Palestina Masih Terjajah
Oleh: Ummu Deka
(Kontributor SSCQMedia.Com)
SSCQMedia.Com—Palestina sampai saat ini masih dalam kondisi yang menderita. Namun, kaum muslim di dunia sudah mulai lupa. Jarang dari mereka yang terus menyuarakan pembebasan Palestina, mereka tersibukkan oleh berbagai kepentingan dunia. Padahal, kondisi Palestina masih sangat memprihatinkan. Umat Islam di sana masih berduka karena penjajahan Isr4el. Gencatan senjata hanyalah janji kosong. Faktanya para mediator, penguasa, dan negosiator telah berkonspirasi melawan Gaza. Mereka mempertahankan pengepungan dan mencegah kebutuhan pokok masuk ke jalur Gaza.
Isr4el terus melancarkan serangan terhadap Palestina meski telah sepakat gencatan senjata. Yang terbaru, enam muslim Palestina tewas dan sejumlah orang lainnya luka-luka dalam serangan mematikan Isr4el terhadap sebuah tempat perlindungan di Gaza City pada Jumat (19/12/2025). Isr4el juga menyetujui pembangunan 19 permukiman baru di Tepi Barat. Hal ini makin memperparah penyerobotan lahan warga Palestina oleh penjajah zionis. Menteri Keuangan Isr4el Smotrich bersumpah akan terus menghambat pembentukan negara Palestina dan memperluas pendudukan. Ia juga berdalih terkait penyerobotan lahan dengan mengklaim tanah tersebut merupakan warisan leluhur Isr4el (cnnindonesia, 21/12/2026).
Zionis Isr4el menempuh segala cara untuk merampas dan menguasai seluruh wilayah Palestina. Kekerasan, pembunuhan, dan genosida mereka lakukan. Mereka juga tidak peduli ketika melanggar perjanjian gencatan senjata. Hal ini menunjukkan arogansi mereka, tentu saja dengan dukungan AS.
Dendam dan kebencian zionis Isr4el terhadap Islam dan umat Islam terus berlangsung. Semua itu mereka tampakkan dengan terus melakukan serangan militer, merusak infrastruktur, serta mengusir dan merampas tanah kaum muslim di Palestina yang kemudian akan mereka bangun permukiman ilegal di sana. Hal itu mereka lakukan untuk menguasai seluruh wilayah Palestina agar menjadi milik mereka. Miris, dunia (termasuk PBB) tidak punya kemampuan menghalangi tindakan jahat zionis Isr4el dalam melakukan genosida di Palestina.
Persoalan Palestina saat ini adalah bentuk penjajahan. Upaya untuk mengakhirinya tidak dapat dilakukan dengan mengikuti arahan dan seruan Barat, karena tidak akan memberikan solusi yang hakiki, bahkan hanya sebuah ilusi. Palestina akan terbebas sepenuhnya hanya dengan jihad mengusir penjajah dari seluruh wilayah Palestina di bawah pimpinan seorang khalifah. Oleh karena itu, solusi terbaik untuk Palestina adalah jihad dan Khilafah. [Ni/Des]
Baca juga:
0 Comments: