SSCQMedia.Com-Hidup dalam gemuruh
Hati berkecamuk luruh
Akrab temani hari-hari
Derita menyusup tak terelakkan lagi
Darah, luka, tangis
Tak asing lagi
Derita hidup setia menemani
Hidup dalam kelaparan
Hidup dalam bayang-bayang kematian
Adakah ketenangan?
Musuh telah memporak-porandakan
Tanpa belas kasihan
Mengoyak hati tanpa perikemanusiaan
Meski hidup dalam kehancuran
Palestina tetap dalam ketegaran
Derita yang begitu sempurna menyapa
Mencoba tersenyum dalam luka
Keyakinan telah menepis semua duka
Keberanian hidup menyusup dalam dada
Kau tanya rasa iba
Kau tanya rasa cinta
Apakah ada?
Anak-anak kecil, wanita-wanita, bahkan orang tua renta
Tak luput dari luka
Pembakaran
Kelaparan
Luka tanpa ada perawatan
Adakah kepedulian?
Kau masih bertanya tentang keadilan?
Jiwa-jiwa Palestina tetap dalam ketegaran
Telah tertanam jiwa kesabaran
Palestina yang terabaikan
Palestina yang ditinggalkan
Wahai jiwa yang tertancap Al-Quran
Segera kirimkan pasukan
Untuk menghancurkan kebiadaban
Lenyapkan musuh tumpas kebatilan
Kebebasan sebuah impian
Bersuara, berteriak, seolah tiada jawaban
Dalam pekikan hati bertanya
Di mana umat muslim. Di mana?
Dalam lirih hati berdoa
Dalam sujud mengiba
Kami hanya punya Engkau, ya Rabb
Balaskan makar mereka!
Balaskan tipu daya mereka
Klaten, 21 Januari 2025 []
Baca juga:
0 Comments: