Headlines
Loading...
Mastah Opini, Motivasi untuk Upgrade Diri

Mastah Opini, Motivasi untuk Upgrade Diri

Oleh: Ratty S. Leman
(Kontributor SSCQMedia.Com)

SSCQMedia.Com—

Ù…َا عَÙ„َÙ‰ الرَّسُÙˆْÙ„ِ اِÙ„َّا الْبَÙ„ٰغُۗ ÙˆَاللّٰÙ‡ُ ÙŠَعْÙ„َÙ…ُ Ù…َا تُبْدُÙˆْÙ†َ ÙˆَÙ…َا تَÙƒْتُÙ…ُÙˆْÙ†َ ۝٩٩

"Berangkatlah kamu, baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
(QS At-Taubah: 41)

Alhamdulillah, setelah membaca terjemah Juz 10, inilah ayat yang menurutku tepat untuk menggambarkan kondisi para mastah opini di SSCQ.

Mereka tetap rajin dan semangat menulis opini, baik dalam keadaan ringan maupun berat. Mereka bersungguh-sungguh dengan ilmunya, mengamalkan waktu, pikiran, tenaga, dan hartanya di jalan Allah agar tetap bisa menulis opini setiap hari. Inilah amal terbaik yang patut ditiru.

Berikut ini nama-nama pemateri yang sering muncul di Kelas Literasi Opini:

1. Mbak Ruth Jelly Jelly

Beliau adalah penakluk challenge yang paling andal. Tidak hanya mampu menulis 30 opini dalam satu bulan, tetapi juga bisa mencapai 35 artikel opini. Masyaallah, beliau memang ahlinya menulis opini di SSCQ.

Beliau sering memberikan materi di Kelas Literasi SSCQ. Beliau mengajari kami membuat tulisan opini yang baik, benar, dan menarik. Berkali-kali beliau mengisi Kelas Opini. Namun, mengapa kelas terkadang sepi? Sampai bingung beliau dibuatnya. Harus berusaha bagaimana lagi? Ilmu sudah dikeluarkan semua, tetapi kok tidak dipraktikkan?

Akhirnya, pada suatu sesi, beliau mengisi materi sekaligus memotivasi para penulis agar mau membuat tulisan opini.

2. Bu Evi Pahala Fahhala

Beliau orang sibuk. Guru Fisika di sekolah lanjutan tingkat atas. Beliau bukan pengangguran, ya. Beliau orang yang benar-benar sibuk. Namun, herannya, tak pernah lewat sehari pun tanpa menulis artikel opini.

Masyaallah, berkah benar waktunya. Di sela-sela kesibukan mengajar dan mengurus rumah, beliau tetap konsisten menulis opini setiap hari. Dalam satu bulan, opini yang ditulis bisa mencapai 30 tulisan, bahkan lebih. Terkadang 32, bahkan 35 tulisan.

3. Mbak Yuke

Beliau pernah beberapa kali menjadi pemateri di Kelas Literasi SSCQ. Tulisan-tulisan opini beliau setiap hari mengalir seperti air di SSCQ dan media lainnya.

Beliau pernah menawarkan saya belajar menulis di rumahnya. Lha, karena saya yang sok sibuk, sampai sekarang saya belum juga datang ke rumah beliau. Padahal, rumahnya cukup dekat, tidak jauh-jauh amat.

Memang, kalau niat belum kuat, ya beginilah jadinya.

Siapa lagi, ya, para mastah yang sering tampil di SSCQ Literasi? Oh iya, ada:

4. Te Rina Herlina

Beliau juga rajin menulis naskah opini. Beliau juga rajin menulis tentang Palestina.

5. Mbak Salma Anwar

Beliau adalah PJ (Penanggung Jawab) Kelas Opini di SSCQ sejak saya bergabung hingga saat ini. Tugasnya memotivasi para penulis agar segera menyetorkan tulisan opini setiap hari.

Ah, siapa lagi, ya? Boleh membantuku mengingat-ingat para mastah yang suka memberikan materi tulisan opini di SSCQ?

SSCQ terkadang juga mendatangkan para mastah dari media lain, seperti Mbak Nur Rahmawati Fawatifu Syu'ara dari CemerlangMedia.Com, sang penulis buku Menulis Opini Semudah Makan Kacang.

Lha, saya sering makan kacang, Mbak. Kok tulisan opininya tidak jadi mudah juga, ya? He-he-he.

Nanti malam ada kelas belajar menulis opini di Kelas Literasi SSCQ. Pematerinya Mbak Maya Dhita, tim dari NarasiPost.Media.

Wah, komplit. Para mastah berkumpul untuk memotivasi dan mengedukasi kami agar tumbuh bibit-bibit baru penulis opini yang andal. Berjuang melalui pena yang tajam untuk menembus pemikiran dan perasaan umat agar sesuai dengan fitrah yang dianugerahkan Allah kepada seluruh manusia.

Bogor, 6 Juli 2026

[My/Wa]

Baca juga:

1 komentar

  1. Saya belum konsisten 😥
    Bismillah, ayok semangat diriku ✊✊✊

    BalasHapus