Headlines
Loading...
Di Sini Aku Berpijak Menuju Cahaya Hakiki

Di Sini Aku Berpijak Menuju Cahaya Hakiki

Oleh: Shafna A Y
(Kontributor SSCQmedia.com)

Ibu, kudengar lembut suaramu menembus riuhnya notifikasi
Menyadarkanku dari langkah yang nyaris hanyut dalam arus informasi
Jemariku kerap terpaut pada layar yang memantulkan ilusi
Hingga hampir kulupa hidup bukan perlombaan angka dan apresiasi 
Kini suaramu menjadi cahaya yang memanggilku kembali

Maafkan aku, Ibu, saat sempat terlelap dalam buaian algoritma
Mencari bahagia semu di panggung fana  penuh drama
Kenyamanan virtual ternyata hanya bayang fatamorgana 
Ia mencuri waktu melalaikanku dari kewajiban utama
Kini aku bangkit, menajamkan akal menata hidup agar lebih bermakna

Aku mengerti kini, Ibu, aku adalah sasaran dunia yang memuja benda
Langkahku dikepung ideologi yang ingin meredupkan iman di dada
Namun nasihatmu menjelma kompas kala hatiku ragu dan jeda
Takkan kubiarkan takwa ini luruh meski gelombang sekuler melanda
Sebab Allah adalah muara, tempat harap dan doaku bermuara

Engkau madrasah pertamaku, tempatku mengenal jati diri yang sejati
Engkau tanamkan akidah agar jiwaku tak diperbudak teknologi tanpa hati
Islam yang kau ajarkan adalah pelita saat jalan dunia terasa menyakiti 
Menuntunku kembali pada fitrah, menjauh dari jerat yang ingin menguasai
Menjadi hamba yang taat adalah janji yang akan selalu kutepati

Doakan aku, Ibu, agar tumbuh menjadi generasi tangguh yang kau damba 
Yang menjadikan gawai sebagai sarana dakwah bukan sesembahan jiwa
Aku akan tegak di dunia nyata, menyongsong tantangan dengan berani dan percaya
Meneruskan estafet peradaban, mengangkat Islam ke puncak mulia
Sebab di bawah doamu kutemukan surga dan kemenangan yang takkan sirna

[My/WA]

Baca juga:

0 Comments: