Headlines
Loading...

Oleh: Rohmawati
(Kontributor SSCQMedia.com)

Bagai permata, indah kilauannya,
menyala terang di dalam jiwa.
Hadirnya menjadi pelipur lara,
kala hati dirundung gundah gulana.

Kau permata di dalam jiwa,
titipan Tuhan untuk dijaga.
Raga dan jiwa kan meminta pertanggungjawaban
atas segala hal yang telah dilakukan.

Bahkan aksara tak sanggup mewakilinya,
tentang bahagianya sebuah jiwa,
melihat serpihan kecilnya tumbuh dewasa,
menjadi lelaki yang penuh pesona.

Perempuan yang ringkih ini
menjelma kuat karena hadirnya.
Anugerah semesta sungguhlah indah,
untaian doa tak pernah jeda
untuk dirinya, sang penyejuk jiwa.

Jakarta, 27 September 2026

Baca juga:

0 Comments: