Headlines
Loading...

Oleh: Ratty S. Leman
(Kontributor SSCQMedia.Com)

SSCQMedia.Com

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ ۙ

"Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa."
(QS Al-Baqarah [2]: 2)

Inilah kitab yang sempurna dan penuh keagungan, yaitu Al-Qur'an yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad saw. Tidak ada sedikit pun keraguan terhadap kebenaran seluruh kandungan di dalamnya.

Orang-orang yang berakal sehat tidak akan meragukan bahwa Al-Qur'an berasal dari Allah Swt. karena bukti-bukti kebenarannya begitu nyata. Al-Qur'an menjadi petunjuk yang sempurna bagi mereka yang mempersiapkan diri menerima kebenaran dengan ketakwaan, yakni menjalankan segala perintah Allah, menjauhi seluruh larangan-Nya, serta rida terhadap ketetapan-Nya. Meskipun petunjuk Al-Qur'an ditujukan kepada seluruh manusia, hanya orang-orang yang bertakwa yang mampu mengambil manfaat darinya.


Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah. Pagi ini Allah memberi kemudahan untuk bangun dan membangunkan keluarga melaksanakan qiyamulail. Nikmat mana lagi yang hendak kita dustakan? Allah memberikan pertolongan sehingga kami dapat membiasakan diri beribadah pada sepertiga malam terakhir, memohon ampunan, serta bermunajat mengharap rahmat-Nya.

Alhamdulillah, hari ini telah khatam juz 1. Saatnya membaca terjemah dan memilih ayat yang sesuai dengan tema hari ini, yaitu Al-Qur'an sebagai literasi tertinggi. Setelah mencermati berbagai ayat, pilihan pun jatuh pada QS Al-Baqarah ayat 2.

Tak ada kata yang lebih tepat selain terus bersyukur dan meningkatkan rasa syukur kepada Allah. Nikmat Allah mana lagi yang hendak kita dustakan? Setiap waktu dan di mana pun berada, Allah memberi kesempatan untuk belajar melalui Al-Qur'an. Bahkan di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga yang harus menyiapkan sarapan, berolahraga, berbelanja, dan menghadiri berbagai agenda, Al-Qur'an tetap dapat menjadi teman terbaik.

Bagi sahabat yang ingin menyibukkan diri bersama Al-Qur'an, mari bergabung di SSCQ (Sahabat Surga Cinta Qur'an). Insyaallah, hari-hari akan dipenuhi dengan interaksi yang semakin dekat bersama Al-Qur'an. Sungguh beruntung orang yang disibukkan dengan Al-Qur'an. Sebab, jika tidak disibukkan dengannya, bisa jadi kita akan disibukkan oleh hal-hal lain yang belum tentu bernilai kebaikan. Karena itu, segeralah memenuhi panggilan untuk mengkaji Al-Qur'an. Jika bukan sekarang, kapan lagi?

Berbicara tentang literasi, bagi saya Al-Qur'an adalah literasi pertama dan utama. Tanpa nikmat mempelajari Al-Qur'an, rasanya mustahil saya dapat menulis hasil tadabbur setiap hari. Dahulu saya pernah berkeinginan menulis secara rutin, tetapi merasa kekurangan referensi. Berkat kebiasaan tilawah setiap hari yang terus diulang setiap bulan, layaknya zikir yang menghidupkan hati, keberkahan ayat-ayat suci Al-Qur'an perlahan meresap ke dalam akal, pikiran, jiwa, dan perasaan.

Mukjizat Al-Qur'an benar-benar terasa. Setiap hari selalu ada ide yang muncul untuk ditulis sehingga tulisan demi tulisan mengalir dengan sendirinya. Semua itu tidak lain karena keberkahan Al-Qur'an. Kebiasaan tilawah juga membuat tubuh terasa lebih sehat dan hati menjadi lebih bersih.

Literasi tertinggi adalah ayat-ayat Ilahi. Semoga interaksi saya dengan Al-Qur'an semakin erat, tidak hanya melalui tilawah, tetapi juga dengan membaca terjemah, bertadabbur, serta menuliskan ayat dan hasil tadabburnya dengan tangan sendiri. Semoga kelak seluruh anggota tubuh ini menjadi saksi bahwa diri ini pernah bersahabat erat dengan Al-Qur'an. Aamiin ya Mujibas Sa'ilin.

Ada satu nasihat yang sangat berkesan dari Ustaz Bachtiar Nasir, "Orang yang ingin menjadi cerdas, hebat, dan memiliki literasi yang tinggi, bacalah kitab yang paling tinggi, yaitu Al-Qur'an."

Yakin? Haqqul yakin.

Bogor, 27 Juni 2026
12 Muharam 1448 H

[My/Wa]


Baca juga:

0 Comments: