Headlines
Loading...

Oleh Alfin Aulia Dina 

(Kontributor SSCQMedia.Com)

SSCQMedia.Com
Perilaku menyimpang lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) bukanlah hal baru di tengah masyarakat Indonesia saat ini. Bahkan di pulau kecil Madura, tepatnya di Pamekasan, pelakunya tersebar luas. Pulau yang terkenal sebagai pulau santri ini pun tidak luput dari perilaku menyimpang tersebut. Baru-baru ini, ditemukan pelaku pembuatan video intim sesama jenis yang divonis penjara kurang lebih 12 tahun (suarabangsa.co.id, 18/07/2025).

Aktivitas LGBT adalah hal yang wajar ditemukan dalam sistem sekuler (baca: memisahkan agama dari kehidupan) saat ini. Akibatnya, manusia berbuat sesukanya tanpa aturan dari Tuhan yang menciptakan.

Negara juga tidak benar-benar menjaga rakyatnya dalam mencegah perilaku menyimpang ini. Konten pornografi dapat diakses dengan mudah. Pelaku tidak diberi sanksi tegas yang menjerakan. Akibatnya, jumlah pelaku LGBT masih banyak, bahkan terus bertambah dan kian menjamur.

Dalam Islam, aktivitas LGBT jelas merupakan perilaku menyimpang yang dilaknat Allah Swt. Bahkan pelakunya mendapatkan hukuman tegas, yaitu dibunuh (qisas), di mana sanksi tegas dalam Islam menjadi penebus dosa dari kemaksiatannya. Selain itu, hukuman ini juga menjadi efek jera bagi orang lain agar tidak melakukan perbuatan serupa.

Islam tidak hanya memberikan hukuman tegas, tetapi juga menyediakan tindakan preventif (pencegahan). Pertama, menjadikan halal dan haram sebagai standar dalam kehidupan, termasuk dalam aturan negara. Kedua, tidak menayangkan konten yang tidak bermanfaat, seperti pornografi dan pornoaksi, termasuk konten joget-joget atau yang serupa, karena hanya akan mengarah kepada penyimpangan. Ketiga, Islam harus diterapkan dalam skala negara sehingga hukumannya dapat dijalankan secara sempurna, termasuk hukuman qisas bagi pelaku LGBT.

Hanya dengan penerapan Islam dalam kehidupan, manusia dapat hidup sesuai fitrahnya sebagai manusia. Sebagaimana firman Allah:

Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum: 21) [An]

Baca juga:

0 Comments: