Oleh: Embun Cattleya
(Kontributor SSCQMedia.Com)
Rindu itu permainan jarak
Juga senda gurau waktu yang tak pernah usai
Semakin jauh langkah menapak
Semakin mesra haru berdiam di dada
Berbisik lirih seolah membawa kabar dari langit
Rona jannah menembus kabut tabir
Memesona dalam bias cahaya yang samar
Indahnya menggamit jiwa yang lama merantau
Menyapa lembut, mengingatkan:
Tak elok berkelana terlalu lama dari rumah asal
Sebab Sang Khalik begitu dekat
Hanya sedepa dari detak nadi dan desir napas
Sajadah yang terhampar di bumi fana
Itulah ruas yang menghubungkan langit dan diri
Maka jiwa dan raga semestinya pulang
Menyusuri kembali jalan makna yang hakiki
Mengarungi gelombang dunia
Dengan tubuh yang tunduk, hati yang rida
Dan ruh yang bersemayam dalam takwa
Hingga segala rindu bermuara
Bukan pada wajah fana
Melainkan pada cinta yang abadi
Rindu yang paripurna
Dalam hening takbir yang menggema
Dari langit ke lubuk jiwa
Cimahi, 12 November 2025
Baca juga:
0 Comments: