Challenge Motivasi
Oleh. Dewi Khoirul
Di setiap masa pasti selalu ada cerita, baik cerita indah ataupun yang menegangkan.
Dari sekian cerita yang ada, di sepanjang sejarah manusia, kisah para pemberani yang sepertinya lebih banyak menarik perhatian para pembaca.
Ya. Para pemberani itu selalu menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Namun, jangan sampai kita salah memilih sang inspirator tersebut, karena pemberani itu bisa dalam hal kebaikan, bisa juga dalam hal keburukan (kemaksiatan).
Bagi kita umat Islam, tentu yang layak kita jadikan inspirasi adalah sosok pemberani dalam hal membawa kebenaran.
Dan kebenaran yang dimaksud itu bukan kebenaran yang relatif ya, tetapi kebenaran yang pasti yang datangnya dari zat yang maha sempurna yaitu Allah Swt.
Jadi, para pemberani yang layak dijadikan inspirasi adalah para pemberani yang menyerukan kebenaran (Islam).
Seperti uswah hasanah kita yaitu Rasulullah saw, beliau adalah sosok pemberani yang menjadi pahlawan sepanjang peradaban manusia sampai akhir zaman.
Kemudian sahabat-sahabat beliau juga adalah sosok para pemberani, sebagaimana paman beliau Hamzah bin Abdul Muthalib yang diabadikan dalam sebuah hadis:
سَيِّدُ الشُّهَدَاءِ حَمْزَةُ بْنُ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ ، وَرَجُلٌ قَالَ إِلَى إِمَامٍ جَائِرٍ فَأَمَرَهُ وَنَهَاهُ فَقَتَلَهُ
Penghulu para Syuhada adalah Hamzah bin Abdul Muthallib dan orang yang berdiri di hadapan penguasa zhalim lalu ia menyuruhnya dan melarangnya, lalu pemimpin itu membunuhnya. (Hadits Shahih dalam Mustadrak ‘ala shahihain, imam Al Hakim no. 4884)
Masyaallah luar biasa Rasulullah saw. dan para sahabat beliau adalah sosok panutan dalam menapaki sebuah kebenaran.
Pada jiwa-jiwa mereka nampak kesungguhan tekad yang luar biasa menyampaikan kebenaran. Mereka tak gentar menghadapi musuh-musuh Allah yang terus menyerang Islam.
Dalam hati dan pikiran mereka hanya tertanam bahwa semua aktivitas yang dijalankan hanyalah demi mengharap rida Allah semata, sehingga berbagai macam halangan dan rintangan dalam menyampaikannya, selalu dinikmati dan tetap dipandang indah, asal Allah rida.
Tak berhenti sampai masa sahabat saja, tapi berlanjut ke generasi berikutnya yamg mereka terus menyampaikan kebenaran Islam, hingga di masa kita sekarang.
Kita bisa menikmati indahnya islam dan nikmatnya beriman karena jasa dari para pemberani tersebut. Beranilah menyampaikan kebenaran walaupun harus berhadapan dengan para penguasa yang zalim, sebagaimana penghulu para syuhada yaitu Hamzah bin Abdul Muthalib.
Wallahualam bissawab. [My]
Kediri, 8 Agustus 2024
Baca juga:
0 Comments: