motivasi
Resesi 2023 dan Takwil Mimpi Nabi Yusuf as
Oleh. Salma
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
يُوْسُفُ اَيُّهَا الصِّدِّيْقُ اَ فْتِنَا فِيْ سَبْعِ بَقَرٰتٍ سِمَا نٍ يَّأْكُلُهُنَّ سَبْعٌ عِجَا فٌ وَّسَبْعِ سُنْۢبُلٰتٍ خُضْرٍ وَّاُخَرَ يٰبِسٰتٍ ۙ لَّعَلِّيْۤ اَرْجِعُ اِلَى النَّا سِ لَعَلَّهُمْ يَعْلَمُوْنَ
Artinya, "Yusuf, wahai orang yang sangat dipercaya! Terangkanlah kepada kami (takwil mimpi) tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk yang dimakan oleh tujuh (ekor sapi betina) yang kurus, tujuh tangkai (gandum) yang hijau dan (tujuh tangkai) lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahui."
(QS. Yusuf 12: Ayat 46)
Maha Besar Allah yang telah menganugerahkan kemampuan kepada nabi Yusuf as. untuk menakwilkan mimpi. Karena kemampuan nabi Yusuf tersebut, negeri Mesir bisa melakukan antisipasi terhadap bencana paceklik yang terjadi di tahun- tahun berikutnya. Negeri Mesir memaksimalkan produksi pangan selama 7 tahun, kemudian menyimpannya untuk memenuhi kebutuhan pangan pada masa paceklik 7 tahun berikutnya. Hasilnya, rakyat Mesir terselamatkan dari bahaya kelaparan. Masyaallah.
Sedangkan dunia saat ini, beberapa ahli memprediksi bahwa tahun 2023 banyak negara akan mengalami resesi. Resesi adalah sebuah kondisi di mana harga-harga berbagai kebutuhan masyarakat akan naik, sehingga daya beli masyarakat akan menurun. Akibatnya akan semakin banyak jumlah masyarakat yang terkategori miskin. Padahal, kondisi di tahun 2022 ini sudah sulit karena pemerintah telah menaikkan harga BBM.
Mirisnya lagi, di tahun ini malah sudah ada beberapa negara yang mulai collaps.
Sejatinya, terjadinya krisis ekonomi seperti yang diprediksi akan terjadi tahun 2023 bukanlah yang pertama kalinya. Di Indonesia sendiri sudah pernah terjadi beberapa kali pada tahun-tahun lalu. Dan krisis ekonomi adalah lumrah terjadi sebagai dampak penerapan sistem ekonomi kapitalis yang ternyata rusak dan merusak. Krisis ini akan terus terjadi dalam rentang kurun waktu tertentu selama suatu negara menjadikan kapitalisme sebagai asas ekonominya.
Sebagai seorang muslim, butuh bekal iman dan takwa yang kokoh serta strategi praktis untuk menghadapi ancaman resesi 2023. Tanpa iman yang kokoh dipastikan hilang kewarasan menghadapi kesulitan hidup yang mengancam di depan mata. Betapa sering akhir-akhir ini, kita mendengar kasus bunuh diri gara-gara tak kuat menanggung beban ekonomi. Padahal ini baru awal, belum mencapai tahun 2023.
Ya. Iman dan takwa yang kokoh adalah senjata kita. Keyakinan bahwasanya ada Allah di balik setiap masalah yang kita hadapi. Bahwasanya Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Bahwasanya Allah tidak akan menguji hamba-Nya di luar kemampuan kita. Itulah yang harus kita tancapkan dalam dada kita.
Tak lupa kita harus menyiapkan strategi praktis menghadapi resesi ekonomi. Hidup sederhana dan tidak berlebihan. Tidak membeli barang- barang yang tidak kita butuhkan. Sebisa mungkin menciptakan kemandirian pangan yang mampu kita lakukan.
Tak lupa, dakwah dan muhasabah lil hukam harus harus terus dilakukan. Dakwah amar ma'kruf nahi munkar sebagai bentuk edukasi kepada umat agar umat paham tentang situasi kondisi sistem kehidupan yang rusak saat ini dan menawarkan solusi hakiki yakni Islam.
Muhasabah kepada penguasa juga harus dilakukan sebagai bentuk peran kita sebagai rakyat demi perbaikan negeri ini ke arah kehidupan yang lebih baik yang diridai oleh Allah Swt. Wallahu a'lam bishshowab
Baca juga:
0 Comments: