Puisi
Detik-detik Menuju 40 Tahun
Oleh : Arik Rahmawati
Tubuh tidak langsing lagi
Lemak nampak di sana sini
Sebagian orang bisa depresi
Karena takut ditinggalkan suami
Karena takut tidak dicintai lagi
Takut untuk dipoligami
Bila dulu parfum yang selalu tercium
Kini minyak angin yang selalu menjadi teman
Gigi mulai keropos
Uban mulai nampak di sana-sini
Hilanglah rasa percaya diri
Takut kehilangan karir yang selama ini dicari
Karena bersaing dengan angkatan muda mudi
Sementara biaya hidup semakin tinggi
Saat memasuki usia 40 tahun
Jatah hidup kita berkurang
Jika jatah hidup kita 60 tahun
Berarti jatah 2/3 hidup kita sudah habis
Segala rasa sudah dilalui
Pernah jatuh cinta
Pernah kecewa
Pernah terpesona
Pernah bahagia
Segala nikmat Allah telah dirasa
Maka mau apa lagi di dunia
Mari kita syukuri
Karena usia 40 tahun ini
Sungguh karunia Illahi
Sangat menginspirasi
Usia yang istimewa
Saatnya menabung pahala
Untuk kehidupan di alam sana
Kecilkan porsi urusan dunia
Perbesar porsi akhiratnya
Lipat gandakan ketaatannya
Tinggalkan segala kebodohan
Mari kita tinggalkan segala bentuk kemaksiatan
Sudah saatnya kita bela Islam
Sampai titik darah penghabisan
Tinggalkan semua bentuk pembangkangan
Yang selama ini kita lakukan
Rasa marah yang tak tertahankan
Sudahlah maafkan lalu lupakan
Hanya kepada Allah semua dikembalikan
Segala urusan manusia di seluruh alam
Usia 40 tahun
Titik balik menuju ketaatan
Karena kemungkaran tak pernah berikan kebahagiaan
Saatnya perjuangkan risalah Tuhan
Dalam naungan sistem yang sangat menentramkan
Syariat Islam dalam bingkai kekhil4f4han
Baca juga:
0 Comments: