Headlines
Loading...
 
Oleh. Yanti Fariidah 

Ada lagu tak terindera
Saat biru menuju senja
Hati rasa hampa 
Tatkala asa mengangkasa

Ada kehadiran ternanti
Tuk susuri jalan berarti
Tapi kehadiran itu pergi
Membawa beribu cinta hati

Sosok lembut nan penyayang itu 
Pamit pulang tanpa suara sayu
Dingin menjalari seluruh raga 
Membawa pergi trilyunan asa

Kasih sayang tak terbatas
Seketika bias terhempas
Padahal cintamu masih ternanti
Tapi engkau pulang tak kembali

Ibun ...,
Semoga tempat terbaik untukmu
Agar tak sia-sia sebuah penantian
Dari sebuah penghisaban bermutu

Ibun ...,
Muara kasihmu tertuju
Saat segalanya mengabu
Semoga kita bisa bertemu

Ibun ...,
Air mata selalu lolos
Saat ingatan tentangmu mencelos
Semoga ramahnya alam kubur mengelus

Ibun ...,
Rindu itu terpatri
Pada jiwa dan hati
Muara kasihmu tak terganti

Ibun ...,
Allah lebih menyayangimu
Karena engkau dipulangkan dahulu 
InsyaAllah surga untukmu

Magelang, 14 Desember 2022

Baca juga:

0 Comments: