Headlines
Loading...
Oleh. Fitri Ummu Syarif 

Setiap kita memiliki kebiasaan yang rutin dilakukan setiap harinya. Hal ini berlangsung karena rutinitas yang kita lakukan secara berulang-ulang sehingga melakukannya terasa biasa ataupun ringan. Nah, habit setiap kita berbeda-beda dan beragam. Namun habit kita ini ternyata juga dapat berupa kebiasaan yang baik ada pula kebiasaan yang buruk. Untuk habit yang baik tentu menjadi sesuatu yang mesti dipertahankan bahkan terus ditingkatkan. Tetapi untuk habit yang buruk akan berdampak buruk bagi kehidupan yang kita dijalani sekarang atau nanti. Oleh sebab itu, sangat penting untuk kita mengetahui, menimbang, dan mengubah apa saja habit buruk kita dan dan memulai menata waktu dan diri serta habit itu agar berubah menjadi habit yang baik. Allah berfirman: "Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (Q.S Ar Rad: 11)

Berikut ini tips mengubah habit buruk menjadi habit yang positif atau baik adalah sebagai berikut: 
1. Niat, niat bukan sebatas azam dalam hati melainkan sudah dibarengi dengan upaya melakukannya. Misal, ingin mengubah habit main hp atau nonton yang tidak berfaedah. Maka niat bukan sekedar tekat besok saya tidak akan mengulangi. Tetapi sampai pada upaya mengganti jadwal nonton menjadi habit baru yaitu menulis motivasi atau belajar. Yang peling penting niat mengubah habit karena Allah. Semoga Allah mudahkan.

2. Menyelipkan habit baru pada habit lama. Kebiasaan atau habit merupakan hal yang tidak mudah untuk diubah. Untuk mempermudah, kita bisa mulai untuk menyelipkan aktivitas lama yang tidak berfaedah menjadi aktivitas yang bermanfaat. Misalnya, ketika ingin mengubah habit nonton drama, maka kita bisa ubah jadwal nonton tersebut dengan tayangan motivasi, nasihat, materi pembelajaran, dan mengurangi durasinya untuk habit baru lainnya. 

3. Mengubah habit buruk dengan mengikuti kegiatan baru yang positif. Misalnya mengikuti kegiatan ODOJ, kegiatan menulis 30 hari, kegiatan belajar dan kegiatan positif lainnya, sehingga tidak sempat melakukan habit buruk yang lama.  

4. Mengubah habit buruk menjadi baik dengan rutin selama 30 sampai 40 hari dilanjutkan dengan hari- hari berikutnya. Dengan begitu, kita bisa mengganti rutinitas lama dengan habit baru yang baik. Ketika dilakulan terus-menerus secara rutin, ia akan menjadi habit baru dalam kehidupan kita. 

5. Memberi ganjaran atas keberhasilan atau kegagalan dalam mengubah habit. Karena hampir semua habit bisa kita upayakan berubah dengan apresiasi atau ganjaran sebagai media pembelajaran untuk menanamkan habit baru. Contohnya,  saat berhasil meninggalkan habit lama yang suka tidur-tiduran dengan agenda ODOJ atau kegiatan majlis ilmu. Saat berhasil keluar dari zona nyaman yang telah jadi habit hari ini, saya akan membeli es krim. Sederhana tapi berpengaruh. Sama halnya jika saya melanggar jadwal pergantian habit lama dengan habit baru yang lebih bermanfaat diatas, saya akan potong belanja hari ini untuk di sedekahkan. Ganjaran ini mampu menata tekat kita untuk mengubah habit. 

Sebuah pembiasaan positif tidak akan pernah terwujud tanpa adanya upaya yang keras dan sungguh-sungguh. Barangkali sudah seperti itu hukumnya bahwa setiap upaya kebaikan memerlukan kerja keras untuk menjaganya. Sebaliknya habit baik juga bisa menjadi buruk, jika kita dilenakan oleh aktivitas tak bermanfaaat. Semoga kita bisa mengubah habit buruk menjadi baik. 

Rasulullah saw bersabda:
Kerjakanlah amal seberapa yang kamu mampu. Demi Allah, Tuhan tidak akan bosan hingga kamulah yang bosan.” (hadis riwayatkan Imam Muslim, Ahmad, dan Thabarani)
[Ma]

Baca juga:

0 Comments: