Oleh. Choirin Fitri
Satu per satu resolusi basi terungkap. Saat musuh-musuh Islam punya sikap. Nyatanya hanya sekadar cakap. Lalu, dihianati sebagai perangkap.
Musuh-musuh Islam itu memang munafik. Pikirannya licik. Sering membuat kaum muslimin tak berkutik. Ketika iman dan takwa tak lagi dipetik.
Namun, saat iman takwa jadi pegangan. Kaum muslimin akan menjadi mercusuar peradaban. Hidupnya penuh kemuliaan.
Sayangnya, retorika basi ala para kapitalis banyak diamini para pemimpin dunia yang tak gagah berani. Mereka malah sibuk berkoloni bersama musuh-musuh Allah yang tak layak disegani. Ujung-ujungnya mereka pun tampak hina di mata Allah dan kaum muslimin se jak dini.
Sungguh aneh bin ajaib kita kita masih mengikuti Langkah salah mereka. Pada Rabb Sang Pencipta dan Pengatur kita tak pernah boleh durhaka. Jika kita Lakukan sama saja mengundang malapetaka.
Allah telah melarang dengan tegas.
ÙˆَÙ„َÙ†ْ تَرْضَÙ‰ عَÙ†ْÙƒَ الْÙŠَÙ‡ُودُ ÙˆَÙ„َا النَّصَارَÙ‰ ØَتَّÙ‰ تَتَّبِعَ Ù…ِÙ„َّتَÙ‡ُÙ…ْ Ù‚ُÙ„ْ Ø¥ِÙ†َّ Ù‡ُدَÙ‰ اللَّÙ‡ِ Ù‡ُÙˆَ الْÙ‡ُدَÙ‰ ÙˆَÙ„َئِÙ†ِ اتَّبَعْتَ Ø£َÙ‡ْÙˆَاءَÙ‡ُÙ…ْ بَعْدَ الَّذِÙŠ جَاءَÙƒَ Ù…ِÙ†َ الْعِÙ„ْÙ…ِ Ù…َا Ù„َÙƒَ Ù…ِÙ†َ اللَّÙ‡ِ Ù…ِÙ†ْ ÙˆَÙ„ِÙŠٍّ ÙˆَÙ„َا Ù†َصِيرٍ
"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu." (QS. Al-Baqarah: 120).
Jelas dan terang benderang musuh-musuh Islam akan terus mengadang. Kita tak boleh gentar dalam berjuang. Meski berbagai ujian dalam keistikamahan membentang. Tetaplah semangat berjihad di jalan Allah yang lapang.
Siapkan diri menggenggam Islam kafah yang sempurna. Keberkahan dari Rabbul izzati 'kan jadi warna. Kita 'kan jauh dari rasa hina. Di dunia ini, maupun di akhirat sana.
[Ma]
Baca juga:
0 Comments: